Polemik Peresmian Nama Mesjid Al Hadi kebun Marihat Simalungun

 ADAT ISTIADAT, Duniaberita, INFRASTRUKTUR


Marihat | BeritaSimalungun.comPeresmian Mesjid Al Hadi terletak di afdeling IV kebun Marihat nagori Pematang silampunyang tepatnya di jalan lintas Pematangsiantar- Parapat yang bersumber dari uang negara melalui kas PTPN VI Medan menimbulkan polemik karena nama yang digunakan belum sepantasnya sesuai informasi nama tersebut diambil dari nama leluhur atau orang tua sang Direktur Utama.


Proyek yang menelan miliaran uang negara tersebut disinyalir adanya rekayasa anggaran dan diduga sang Dirut ingin menunjukkan power dengan menetapkan nama mesjid sehingga timbulnya pertanyaan dikalangan masyarakat apakah sudah adanya dengar pendapat dari berbagai kalangan tokoh agama maupun masyarakat akan layak tidaknya nama mesjid yang diresmikan.


 luas bangunan Masjid keseluruhan 5.138 m2 dibangun satu lantai dan memiliki luas 400 m2 fasilitas yang tersedia 1 ruang sholat 14×14 m dengan kapasitas kurang lebih 400 jamaah dan memiliki taman bacaan dan tersedia kapasitas parkir kenderaan Roda 4 sebanyak 45 unit dan roda 2 sebanyak 40 unit dan ciri khas Masjid mempunyai Ornamen yang menjadi simbol gedung kantor pusat PTPN IV dengan warna coklat.


Pantauan,adanya didapati beberapa item yang diduga sangat tidak sesuai ketahananya seperti tembok penahan tanah, begitu juga kondisi pavin blok yang terihat urakan dimana dlam pemasanganya tidak adanya proses pengerasan tanah dan pelapisan pasir yang ketebalanya sesaui standart.


Selain adanya dugaan kerugian negara dalam pembangunan mesjid didapati juga beberapa kerancuan dalam proyek 20 unit / 10 couple perumahan karyawan yang pekerjanya sebagaian diberdayakan para karyawan dan kultur bangunan sangat rentan adanya pencurian anggaran. (Syamp)


Related :

  • nama personil al munsyidin
  • ucapan selamat hari tni

Related Posts

Tinggalkan Balasan