Mengenang Bill Amirsjah Rondahaim Saragih Garingging (Bill Saragih )

 ADAT ISTIADAT, Duniaberita, RAGAM BUDAYA, SENIMAN
Bill Saragih dan Jan Kadoek Saragih.
BeritaSimalungun.com-Siapa yang tak kenal Bill Saragih. Musisi Jazz Legendaris yang lahir di Sindaraya, Simalungun, Sumatera Utara, 1 Januari 1933. Anak ke-5 dari 11 bersaudara dari keluarga Jan Kadoek Saragih sempat mengenyam pendidikan di bangku kuliah fakultas hukum Universitas Indonesia tahun 1962-1964. 

Pada usia enam belas tahun, ia telah menjadi pemimpin band Billy Trio (1949-1954). Mulai bermusik secara profesional di Hotel Indonesia, Jakarta, awal tahun 1960-an bersama musisi Victor Tobing, Sal Salius, Poltak Hutabarat dan Jack Lesmana.

Memimpin band Jazz Riders (1962-1965) sebelum akhirnya mulai memimpin band-band yang memanggul namanya yang tampil di luar negeri seperti Bill Saragih and The Blue Notes (1966-1972) di Bangkok, Thailand dan Bill Saragih Trio (1972-1979) di Sydney, Australia.
Tahun 1978, mulai mempelajari cara mengajarkan musik jazz lebih mendalam dengan, meraih diploma dari Berkeley College of Music lewat Berkeley Correspondence Course. Belajar pada David Baker dari Universitas Indiana, Amerika Serikat, dan Jamey Aebersolo mengenai pengajaran improvisasi musik jazz. Setelah itu, antara tahun 1979-1988, Bill menjadi Direktur dan Pengajar di Bill Saragih Musical Services.
Menikah dengan Anna Rosemary dan dikaruniai dua orang anak John Anthony dan Leoni Tiana. Bill lebih banyak menghabiskan masa hidupnya di luar negeri, terutama Australia. Menetap di Australia dari tahun 1972 dan baru kembali ke Indonesia tahun 1987.
Bill seorang musisi dan penghibur serba bisa. Dia penghibur yang sangat komunikatif dengan banyolan serta vokal yang sering dimiripkan dengan suara serak Louis Armstrong. Selain piawai sebagai penyanyi, Bill juga bisa memainkan instrumen piano, saksofon, flute, dan vibrafon.
Bill Saragih banyak meraih berbagai penghargaan dalam karier bermusiknya, diantaranya ; JIJF Awards dari Jakarta International Jazz Festival (1991), The Blue Note Award dari Blue Note (1977-1998), Asean Development Citra Award dari Asean Program Consultant Indonesia Consortium, Award dari PT Java Festival Production dan Jakarta Jazz Society.
Bill Saragih juga aktif di berbagai organisasi, seperti ; Musicians Union of Australia (1972-1988), Music Arranger Guild of Australia (1975-1988), Indonesian Composers Right Association (1992 s/d Wafat).
Bill Saragih meninggal dunia dalam usia 75 tahun pada hari Selasa 29 Januari 2008 pukul 11.15 WIB di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, karena stroke dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada tanggal 1 Februari 2008.(***)
(Berbagai Sumber)

Related :

  • javahihi

Related Posts

Tinggalkan Balasan